Siaran Pers
Nomor: SPR 2/VI/PKTJ 2026
Wujudkan Green Campus, PKTJ dan UMUS Gandeng Pemkot Tegal Jernihkan Sungai Margadana Menggunakan Eco-Enzim
TEGAL — Dalam upaya nyata menjaga kelestarian ekosistem air sekaligus mengimplementasikan sinergi dunia akademik dengan masyarakat, Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal berkolaborasi dengan Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes menggelar aksi sosial lingkungan. Kegiatan strategis ini difokuskan pada penjernihan aliran sungai di wilayah Kelurahan Margadana, kawasan yang bersinggungan langsung dengan Kampus Margadana PKTJ.
Acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat gotong royong ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono, S.E., M.M. Kehadiran orang nomor satu di Kota Tegal tersebut menegaskan betapa pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengatasi permasalahan lingkungan perkotaan masa kini.
Inovasi Sains untuk Pemulihan Lingkungan
Aksi penjernihan sungai kali ini terbilang unik karena memanfaatkan inovasi ramah lingkungan berupa cairan Eco-Enzim. Cairan multiguna hasil fermentasi limbah organik ini merupakan buah dari hasil penelitian mendalam yang dilakukan oleh kolaborasi dosen dan mahasiswa Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS).
Pemanfaatan Eco-Enzim dalam skala makro ini menjadi bukti nyata bahwa riset perguruan tinggi tidak boleh mandek di atas kertas, melainkan harus bertransformasi menjadi solusi konkret bagi problematika yang dihadapi publik, khususnya dalam memulihkan kualitas air sungai yang kian menurun akibat aktivitas domestik.
"Inovasi ini adalah langkah maju. Kita melihat bagaimana limbah organik yang diolah dengan sains mampu menjadi agen pemulih bagi alam yang rusak," ujar perwakilan tim peneliti UMUS di sela-sela kegiatan.
Komitmen Menuju Kampus Hijau Global
Bagi PKTJ, gerakan lingkungan ini bukan sekadar aksi seremonial temporer, melainkan bagian integral dari komitmen jangka panjang institutional. Aksi ini menjadi motor penggerak utama dalam Gerakan PKTJ Green Campus, yang dirancang untuk mendukung penuh pelaksanaan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan di lingkungan Kementerian Perhubungan.
Lebih jauh lagi, program ini dirancang agar sejalan dengan indikator global UI Green Metric Sustainable University Rankings. Sebagai sistem pemeringkatan universitas tingkat dunia yang diprakarsai oleh Universitas Indonesia, UI Green Metric mengukur komitmen, infrastruktur, dan upaya keberlanjutan lingkungan di institusi pendidikan tinggi di seluruh dunia. Melalui aksi nyata ini, PKTJ menunjukkan keseriusannya untuk menyejajarkan diri dengan institusi global yang ramah lingkungan.
Rangkaian Aksi Memperingati Hari Lingkungan Hidup
Diselenggarakan dalam momentum memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, aksi ini berhasil menggerakkan ratusan elemen masyarakat. Sinergi ini melibatkan jajaran Pemerintah Kota Tegal, para taruna PKTJ, serta mahasiswa UMUS yang bahu-membahu turun ke lapangan. Rangkaian kegiatan komprehensif ini meliputi:
- Penuangan Eco-Enzim: Penuangan ribuan liter cairan Eco-Enzim secara serentak ke aliran sungai untuk menstimulasi pemurnian air secara biologis.
- Penanaman Pohon: Penanaman puluhan bibit pohon pelindung di area sekitar kampus PKTJ sebagai upaya penguatan sabuk hijau (green belt) dan konservasi tanah.
- Aksi Bersih Sungai: Pembersihan massal sampah fisik yang menyumbat aliran air guna mencegah potensi banjir dan pendangkalan.
Manifestasi Nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi
Jika ditinjau dari sudut pandang akademis, kolaborasi antara PKTJ dan UMUS ini merupakan pengejawantahan sempurna dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
- Aspek Penelitian: Diwakili oleh pengembangan formula Eco-Enzim yang efektif mengurai polutan air sungai secara alami tanpa menggunakan zat kimia berbahaya yang berisiko merusak ekosistem baru.
- Aspek Pengabdian Masyarakat: Diwujudkan melalui transfer teknologi dan aplikasi langsung hasil riset di lapangan demi menjaga higienitas, kesehatan lingkungan, serta kenyamanan hidup warga sekitar.
Dampak Langsung bagi Masyarakat dan Taruna
Dampak positif dari gerakan ini langsung dirasakan secara nyata oleh warga sekitar. Aliran sungai yang semula keruh kini perlahan menampakkan perubahan visual yang lebih bersih dan sehat, mengurangi aroma tidak sedap yang kerap mengganggu pemukiman.
Manfaat yang tidak kalah besar juga dirasakan langsung oleh para taruna PKTJ. Sebagai perguruan tinggi kedinasan yang menerapkan sistem pendidikan berasrama (boarding school), kualitas lingkungan di sekitar tempat tinggal dan tempat belajar menjadi faktor krusial. Dengan lingkungan sungai yang bersih dan penanaman pohon yang masif, para taruna kini mendapatkan atmosfer belajar yang lebih segar, sehat, dan kondusif untuk mendukung aktivitas fisik maupun akademik mereka sehari-hari.
Apresiasi dan Dukungan Penuh Pemkot Tegal
Sebagai pemilik wilayah, Pemerintah Kota Tegal menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif cerdas ini. Wali Kota Tegal menggarisbawahi bahwa program kerja sama semacam ini sangat membantu mengakselerasi kinerja pemerintah daerah dalam menghadirkan ruang hidup yang layak, bersih, dan nyaman bagi warga.
Khususnya untuk wilayah Kelurahan Margadana, kehadiran program ini diharapkan mampu memicu kesadaran kolektif warga (community awareness) untuk tidak lagi membuang sampah ke sungai dan bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan yang telah diinisiasi oleh dunia kampus. Sinergi emas antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat ini diharapkan dapat menjadi role model bagi wilayah lain di Kota Tegal dalam menjaga bumi untuk generasi masa depan.
Tegal, 11 Juni 2026
HUMAS PKTJ
Alamat : Jl. Abdul Syukur No.17, Tegal (Kampus Margadana)
Jl. Perintis Kemerdekaan No.17, Tegal (Kampus Perintis)
Email : humas@pktj.ac.id
IG : pktj_tegal


