BANYUMAS – Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pada hari Sabtu, 7 Februari 2026, tim Dosen PKTJ bersama mahasiswa tingkat 2 sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) yang bertempat di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 13 Banyumas, Jawa Tengah.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas akademik tahunan, melainkan sebuah langkah strategis dalam mendukung Program Prioritas Nasional yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat. Fokus utamanya adalah pemerataan kualitas pendidikan dan pembangunan karakter bagi generasi muda di daerah-daerah penyangga. Melalui kolaborasi ini, PKTJ berupaya menjembatani kesenjangan akses informasi dan motivasi antara perguruan tinggi kedinasan dengan sekolah-sekolah rakyat.
Energi Baru dari Angkatan Pertama
Pagi itu, suasana di SRMP 13 Banyumas tampak berbeda. Kehadiran para dosen dan mahasiswa PKTJ yang mengenakan seragam kebanggaan disambut hangat oleh pihak sekolah. Sebanyak 50 murid putra dan putri, yang merupakan angkatan pertama dari SRMP 13 Banyumas, telah berkumpul dengan penuh antusias.
Ketua tim pengabdian mengungkapkan bahwa pemilihan SRMP 13 Banyumas sebagai lokasi kegiatan didasari oleh potensi besar yang dimiliki para siswanya. Sebagai "angkatan pertama", mereka memegang kunci sejarah bagi perkembangan sekolah tersebut. Oleh karena itu, suntikan motivasi sejak dini dianggap krusial untuk membentuk mentalitas juara dan visi masa depan yang jelas.
Lebih dari Sekadar Teori: Motivasi, Spiritualitas, dan Kebersamaan
Kegiatan diawali dengan sesi perkenalan dan motivasi di dalam ruang kelas. Para dosen memberikan pemaparan mengenai pentingnya disiplin, integritas, dan cita-cita, sementara para mahasiswa tingkat 2 berperan sebagai mentor sebaya (peer mentors) yang berbagi pengalaman mengenai dinamika belajar di pendidikan vokasi transportasi.
Binar mata para murid saat mendengar cerita perjalanan para mahasiswa PKTJ menjadi bukti nyata bahwa aspirasi mereka mulai terbangun. Suasana kelas seketika berubah menjadi penuh tawa dan interaksi aktif. "Melihat antusiasme adik-adik di sini memberikan kami energi tambahan. Semangat mereka untuk belajar adalah aset masa depan bagi Banyumas," ujar salah satu perwakilan mahasiswa.
Setelah sesi kelas selesai, kegiatan beralih ke ranah pembangunan karakter spiritual. Seluruh civitas akademika PKTJ dan para murid melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah di musholla sekolah. Momen ini menjadi simbol bahwa pendidikan yang baik harus seimbang antara kecerdasan intelektual dan kematangan spiritual. Acara kemudian ditutup dengan makan siang bersama dalam suasana kekeluargaan yang erat, memperpendek jarak antara pengajar dan peserta didik.
Komitmen Berkelanjutan Hingga Akhir Tahun
Hal yang membedakan kegiatan pengabdian masyarakat PKTJ kali ini adalah sifatnya yang berkelanjutan. Kegiatan di SRMP 13 Banyumas pada Sabtu kemarin bukanlah sebuah acara one-off atau sekali selesai. PKTJ telah menyusun jadwal rutin bulanan yang akan terus berjalan hingga akhir tahun 2026.
Setiap bulannya, para dosen dengan kepakaran yang berbeda-beda akan hadir membawakan materi-materi baru yang telah dirancang secara sistematis. Mulai dari materi literasi digital, wawasan keselamatan transportasi sejak dini, hingga pengembangan soft skills lainnya. Pendekatan jangka panjang ini diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih signifikan dan terukur dibandingkan hanya sekadar kunjungan singkat.
Mendukung Visi Indonesia Emas
Langkah yang diambil oleh PKTJ ini selaras dengan arahan Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) untuk terus mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berprestasi. Dengan turun langsung ke sekolah-sekolah rakyat, PKTJ turut berperan dalam mempersiapkan "Gold Generation" yang siap bersaing di masa depan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para murid SRMP 13 Banyumas tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan tambahan, tetapi juga memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk bermimpi besar. PKTJ percaya bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama, dan setiap kontribusi kecil yang diberikan hari ini akan menjadi investasi besar bagi kemajuan bangsa di masa mendatang.
HUMAS PKTJ
Tegal – Jawa Tengah


