Pagi ini, 7 Januari 2026, suasana Aula Puspita PKTJ terasa berbeda. Udara pagi yang masih segar seakan menyatu dengan semangat baru yang terpancar dari wajah seluruh keluarga besar PKTJ. Di awal tahun 2026 ini, langkah-langkah kecil yang mengarah ke aula menjadi simbol dimulainya kembali perjalanan panjang: perjalanan untuk tumbuh, berbenah, dan melangkah lebih maju bersama.
Dengan mengusung semangat kebersamaan, Apel Pagi minggu pertama tahun 2026 digelar di Aula Puspita kampus Perintis PKTJ dan dipimpin langsung oleh Direktur PKTJ, Bapak Bambang Istiyanto, S.Si.T., M.T. Seluruh pegawai, dosen, dan jajaran manajemen hadir, berdiri berdampingan tanpa sekat jabatan. Di momen inilah, “Kerja Bareng, Seneng bareng, Mulya Bereng” bukan sekadar tagline, tetapi menjadi penanda bahwa setiap individu adalah bagian penting dari cerita besar bernama PKTJ.
Apel Pagi kali ini bukan sekadar rutinitas seremonial. Ia menjadi titik awal penegasan arah dan tujuan institusi di tahun yang baru. Dalam arahannya, Direktur PKTJ menyampaikan sosialisasi terkait Cascading Key Performance Indicator (KPI) PKTJ 2026. Sebuah topik yang mungkin terdengar teknis, namun sejatinya menyimpan makna besar bagi keberlangsungan dan kemajuan organisasi.
Melalui penjelasan yang lugas dan penuh semangat, Direktur mengajak seluruh peserta apel untuk memahami KPI bukan confirmation satuan tugas, melainkan sebagai kompas bersama. KPI menjadi alat untuk menyelaraskan visi institusi dengan peran setiap individu di dalamnya. Dari pimpinan hingga staf, dari dosen hingga tenaga kependidikan, semua memiliki kontribusi yang saling terhubung dan bermuara pada satu tujuan: meningkatkan kinerja PKTJ secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Dalam narasi yang disampaikan, tergambar jelas bahwa pemahaman KPI yang baik akan membantu setiap insan PKTJ bekerja dengan lebih terarah. Target-target yang terukur bukan untuk membebani, melainkan untuk memudahkan langkah. Dengan indikator yang jelas, setiap capaian dapat dievaluasi, setiap tantangan dapat diantisipasi, dan setiap keberhasilan dapat dirayakan bersama.
Suasana aula pun terasa hangat. Tidak ada jarak antara pimpinan dan peserta apel. Yang ada hanyalah semangat kolektif untuk memulai tahun dengan cara yang lebih baik dari sebelumnya. Tahun 2026 dipandang bukan sekadar pergantian angka di kalender, tetapi sebagai lembaran baru yang menunggu untuk diisi dengan dedikasi, inovasi, dan kerja nyata.
Harapan besar pun disematkan. Dengan semangat baru dan pemahaman yang solid tentang KPI, kinerja PKTJ diharapkan dapat meningkat secara signifikan dan lebih optimal. Bukan hanya dalam angka dan laporan, tetapi juga dalam kualitas layanan, suasana kerja, serta dampak positif yang dirasakan oleh masyarakat luas. Setiap langkah kecil hari ini diyakini akan menjadi fondasi kuat bagi capaian-capaian besar di masa depan.
Apel Pagi itu ditutup dengan optimisme. Senyum, anggukan, teriakan kekompakan, tepuk tangan meriah dan sorot mata penuh keyakinan menjadi tanda bahwa pesan yang disampaikan telah sampai ke hati. Ada kesadaran bersama bahwa keberhasilan institusi tidak lahir dari kerja individu semata, melainkan dari sinergi yang dibangun dengan rasa saling percaya dan tujuan yang sama.
Inilah semangat yang terus dijaga oleh keluarga besar PKTJ. Semangat untuk bekerja bersama, menikmati proses bersama, dan menuai hasil bersama. Seperti nilai yang selalu digaungkan dan menjadi ruh kebersamaan: Kerjo bareng, Seneng bareng, Mulyo bareng. Dengan kebersamaan, tantangan apa pun terasa lebih ringan. Dengan tujuan yang sama, langkah apa pun terasa lebih pasti.
Tahun 2026 baru saja dimulai. Perjalanan masih panjang, tetapi langkah pertama telah diambil dengan penuh keyakinan. Dari Aula Puspita PKTJ pagi ini, sebuah cerita baru pun resmi dimulai—cerita tentang komitmen, kinerja, dan harapan untuk masa depan PKTJ yang lebih gemilang.

