Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan

PROGRAM D IV MANAJEMEN KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN

2015-12-09 , Admin
     

Program studi ini adalah suatu ilmu multi disiplin, dimana didalamnya terdapat ilmu teknik sipil yang terkait dengan perancangan jalan dan jembatan, desain manajemen dan rekayasa lalu lintas. Perbedaannya adalah pada Diploma IV MKTJ ini adalah bukan untuk membuat atau merancang, melainkan untuk kepentingan audit dan inspeksi serta kepentingan investigasi dan mitigasi pada daerah rawan kecelakaan lalu lintas. Demikian juga terdapat ilmu teknik mesin dan otomotif pada program diploma ini, namun lebih fokus pada karakteristik kendaraan bermotor dan persyaratan teknis dan laik jalannya. Perhatian pada disiplin ini lebih diarahkan pada kemampuan untuk melakukan audit dan inspeksi Sistem Manajemen Keselamatan pada kendaraan bermotor serta untuk kepentingan investigasi pada kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh factor kendaraan bermotor. Dan yang paling spesifik dari disiplin ilmu ini adalah seperti pendidikan keselamatan, desain kampanye keselamatan, human factor, penegakkan hukum transportasi dsb yang merupakan penggabungan berbagai disiplin ilmu seperti ilmu teknik komunikasi, ilmu faal, ilmu social, ilmu hukum dan ekonomi. Saat ini kegiatan seperti perancangan, audit, inspeksi, investigasi, analisis dsb yang seharusnya terintegrasi justru dilaksanakan secara parsial tanpa membentuk satu kesatuan. Hal ini dimungkinkan karena sistem transportasi di Indonesia menggunakan pendekatan system orchestra yang membagi-bagi kewenangan, sehingga koordinasi diperlukan untuk keterpaduannya. Namun hal ini sangat sulit tercapai. Melalui program DIV MKTJ ini kendala ini diminimalisir, sebagai contoh seorang Polisi yang tugas dan tanggung jawabnya sebagai investigator kecelakaan lalu lintas, dia akan mampu melaksanakan tugasnya dengan baik karena dia juga memahami tentang desain keselamatan jalan maupun persyaratan teknik dan laik jalan kendaraan bermotor. Atau seorang petugas Bina Marga yang memiliki tugas tanggung jawab baik sebagai desainer, auditor maupun inspector jalan dia akan dapat merancang jalan yang “memahami pengemudi dan kendaraannya” karena dia juga memahami dan mengerti karakteristik kendaraan bermotor dan human factor (keterbatasan pada manusia, karakteristik pada manusia dsb). Inilah yang ingin dicapai dari penyelenggaraan prodi DIV MKTJ ini, seorang figure desainer keselamatan yang memiliki kemampuan dan sikap untuk menciptakan keselamatan transportasi jalan dengan memahami setiap aspek yang berpengaruh dalam keselamatan jalan.